KITA. Ya, saya dan anda semua. Pada saat kita melihat seorang kawan terpisah dengan insan yang dicintai, kita akan turut sama merasa dukacita. Apabila kita bertemu dengan kawan yang kehilangan seseorang yang dikasihi, akan terbias juga perasaan pilunya di sanubari kita.
Namun, saban hari kita berjumpa, melihat, dan berkomunikasi dengan manusia (kawan kita semua) yang terpisah jauh hidup mereka daripada Allah s.w.t. bahkan ada yang sudah hilang Islamnya, tetapi kita seakan-akan tidak merasa apa-apa.
Yang dalam kepala kita, “tidak mengapa, asal mereka senang dengan hidup mereka dan tidak mengganggu hidup kita.”
اغفر لنا يا ربّ